NEWS

Bandar Narkoba Baru Tiga Bulan Beraksi Harus Masuk Penjara

Ga-down.com – Seorang pria yang sedang asyik melakoni perannya selama tiga bulan terakhir ini terpaksa harus beujung di balik jeruji besi penjara. Seoranng pria tersebut diketahui berinisial CP (39) yang selama tiga bulan ini mejalani perannya sebagai pendistribusi narkotik di Kota Bandung.

Profesinya tersebut yang dilakoni sebagai pendistribusi narkotik tidak berjalan mulus lantaran telah tercium gelagatnya oleh pihak kepolisian. Personel Satnarkoba Polrestabes Bandung yang telah mengetahui langsung melakukan strategi untuk menangkap pelaku tersebut.

Petugas kepolisian langsung mencari tau dengan bermodalkan informasi yang didapatkan. Akhirnya CP berhasil masuk dalam perangkap polisi yang telah menyamar sebagai seorang pembeli.

“Anggota bergerak undercover. Akhirnya tersangka kami tangkap,” kata Kapolrestabes Bandung Kombes Hendro Pandowo di Mapolrestabes Bandung, Minggu (11/2/2018).

Pelaku langsung tidak bisa berkutik dan dia juga tidak melakukan perlawanan pada saat sedang diamankan. Penangkapan terhadap pelaku dilakukan dengan mengepung rumah kontrakannya yang berada di Jalan Margacinta, Kota Bandung, Rabu (7/2) malam.

Para petugas kepolisian berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa sabu seberat empat ons atau senilai Rp 60 juta sewaktu menggeledah area rumah.

“Barang buktinya berupa dua paket besar sabu dan sebelas paket kecil seberat 37 gram dengan total empat ons,” ujar Hendro.

CP langsung digiring menuju ke markas Satnarkoba Polrestabes Bandung di Jalan Sukajadi. Polisi langsung melakukan pemeriksaan terhadap pelaku. CP buka suara bahwa narkoba itu disuplai dari seseorang inisial UN.

Kasatnarkoba Polrestabes Bandung AKBP Haryo Tejo Wicaksono menyebut CP belum lama menjalankan bisnis gelap peredaran sabu. “Dia baru tiga bulan jualan sabu,” ucapnya.

“Tiap bulannya, tersangka dapat menjual 300 gram sabu. Dia mengaku hanya mengedarkan sabu di Kota Bandung,” kata Haryo menambahkan.

Tersangka CP langsung digiring polisi. Dia menunduk dengan wajah tertutup sebo.

“Ancaman hukumannya 20 tahun penjara,” ucap Hendro menutup sesi wawancara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *