NEWS

Tiga Rumah Ludes Dilalap Api Ketika Penghuninya Mudik Ke Solo

Ga-down.com – Sebanyak tiga rumah ludes terlalap si jago merah. Ketiga rumah yang terbakar tersebut berada di daerah Jalan Timor Ponorogo. Kebakaran tersebut terjadi pada saat rumah dalam keadaan kosong lantaran sedang ditinggal mudik oleh para pemiliknya.

Kebakaran yang terjadi sempat membuat para warga sekitar lokasi merasa panik. Pasalnya, lokasi kejadian merupakan kawasan padat penduduk dan para warga takut jika kebakaran akan merembet ke rumah mereka.

Kobaran api tersebut diketahui datang dari kompor yang ada di salah satu rumah yang terbakar. Pemilik rumah y6ang sudah ludes terbakar diketahui bernama Rohani (55) yang sedang mudik ke Solo.

Kejadian berawal ketika cucu penghuni rumah sedang berada di rumah tersebut memasak telur di dapur.

“Jadi yang tinggal hanya cucunya, kemudian cucunya lupa mematikan kompor dan pergi ke luar rumah. Saat kembali, api sudah membakar rumahnya,” kata Sekretaris Satpol PP Lilik Slamet Raharjo saat dihubungi, Senin (2/7/2018).

Api akhrinya berhasil dipadamkan dini hari tadi dengan 2 unit mobil PMK dan 1 truk tangki diterjunkan. Para petugas dari dinas Damkar telah berupaya memadamkan api yang muncul pertama kali sekitar pukul 21.00 WIB, Minggu (1/7).

Kapolsek Ponorogo AKP Lilik Sulastri membenarkan kebakaran menghanguskan tiga rumah warga. “3 jam kemudian api berhasil dipadamkan, sekitar pukul 01.00 WIB petugas baru kembali setelah dipastikan tidak ada kobaran api,” jelas kapolsek.

Dalam peristiwa kebakaran ini tidak mengakibatkan korban jiwa. Namun jika dihitung kebakaran merugikan pemilik lantaran materi yang hangus lantaran kebakaran diperkirakan mencapai ratusan juta. “Diperkirakan kerugiannya Rp 100 juta,” pungkas dia.

Sementara salah satu warga, Mulyono menjelaskan kobaran api diketahui warga sekitar pukul 21.00 WIB. Warga langsung menghubungi PMK untuk menjinakkan api. Rumah itu di antaranya milik Zahidup (80), Rohani (55).

“Karena ditinggal penghuni, rumah pun dikunci. Petugas dan warga kesulitan saat mau masuk ke rumah,” tutur Mulyono.

Petugas sempat merasa kesulitan memadamkan api, karena warga berdesakan ingin melihat dari dekat. Selain itu rumah yang terbakar merupakan rumah berlantai dua.

“Petugas sempat kesulitan karena di sini rumah padat penduduk, kalau tidak segera dipadamkan ditakutkan menjalar ke rumah lain,” terang dia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *