NEWS

Pria Duda Diamankan Polisi Lantaran Sebar Foto Bugil Pacarnya

Ga-down.com – Petugas kepolisian berhasil mengamankan seorang lelaki yang berstatus sebagai duda yang juga merupakan seorang pelaku dibalik tersebarnya sebuah foto asusila kekasihnya. Pelaku menyebarkan foto syur milik kekasihnya itu dengan melalui media sosial.

Atas tindakan yang sudah dilakukannya, pelaku langsung berhasil diciduk oleh petugas kepolisian dan dijerat dengan Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Kapolres Trenggalek AKBP Didit Bambang WS menjelaskan jika pelaku berinisial GP (25) merupakan warga Desa/Kecamatan Gandusari, Trenggalek. Selain itu, petugas juga telah mengamankan beberapa barang bukti untuk bisa memperkuat tuduhan terhadap pelaku berupa tiga foto wanita yang dikirim ke media sosial, tangkapan layar transaksi video serta telepon genggam yang digunkan untuk mengirim foto asusila.

“Jadi antara tersangka dan korban itu sebelumnya pernah menjalin hubungan asmara, namun di tengah jalan hubungan itu kurang baik sehingga menimbulkan kekesalan dan emosi dari pihak tersangka,” kata Didit, Selasa (17/7/2018).

Sebelum pelaku menyebarkan foto syur kekasihnya tersebut berhasil terungkap, tersangka dan korban YT sempat menjalin hubungan asmara, meskipun sang perempuan berstatus istri orang.

Namun, ketika ditengah perjalanan, hubungan diantara keduanya tidak berlangsung semakin memabaik justru sebaliknya. Korban yang tadinya berhubungan baik dengan pelaku justru mulai menjauh dan mulai kembali kepada keluarganya sendiri.

Hal itulah yang menjadi penyebab kecemburuan dan juga amarah pelaku yang begitu meluap-luap. Untuk bisa melampiaskan amarah yang ada, pelaku menyebarkan sejumlah foto kekasihnya ke media sosial, salah satu diantaranya terdapat foto YT dalam kondisi telanjang bulat. Namun ulah tersangka akhirnya diketahui oleh korban.

“Tidak terima dengan perbuatan pekaku, akhirnya korban melaporan kejadian tersebut ke kepolisian dan kami tindak lanjuti hingga pelaku berhasil kami tangkap,” ujar Didit.

Perwira menengah ini menambahkan, akibat perbuatannya kini pelaku ditahan di Polres Trenggalek dan dijerat dengan Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dengan ancaman hukuman maksimal enam tahun penjara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *